header image
 

Catatan Pojok

YUSRAN LAPANANDA, SH. MH.
Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan & Aset Daerah Kabupaten Gorontalo.

barang dan jasa kita

Catatan ini merupakan lanjutan dari “Pengadaan Barang/Jasa di Desa”, yang terakhir membahas mengenai tata nilai pengadaan barang/jasa di desa, berikut ini lanjutannya.

1. Pengadaan Barang/Jasa di Desa Melalui Swakelola.

Pelaksanaan Swakelola oleh TPK (Tim Pengelola Kegiatan) adalah tim yang ditetapkan oleh Kepala Desa dengan Surat Keputusan, terdiri dari unsur Pemerintah Desa dan unsur lembaga kemasyarakatan desa) untuk melaksanakan Pengadaan Barang/Jasa meliputi kegiatan persiapan, pelaksanaan, pengawasan, penyerahan, pelaporan, dan pertanggungjawaban hasil pekerjaan. Khusus untuk pekerjaan konstruksi tidak sederhana, yaitu pekerjaan konstruksi yang membutuhkan tenaga ahli dan/atau peralatan berat, tidak dapat dilaksanakan cara Swakelola.

a. Rencana Pelaksanaan Swakelola.

Rencana Pelaksanaan Swakelola meliputi: jadwal pelaksanaan pekerjaan; rencana penggunaan tenaga kerja, kebutuhan bahan, dan peralatan; gambar rencana kerja (untuk pekerjaan konstruksi); spesifikasi teknis (apabila diperlukan); dan perkiraan biaya (Rencana Anggaran Biaya/RAB).

[Selanjutnya…]

5555555Untuk menyempurnakan penyelenggaran pemerintahan yang bersih dan berwibawa yang ditunjukkan dengan pengelolaan keuangan yang akuntabel maka dibutuhkan aparatur pengelola keuangan yang memiliki integritas dalam bertugas dan professional dalam bekerja serta memelihara semangat dalam bertugas dalam mengelola keuangan daerah, maka perlu dilakukan pemberian Reward kepada Aparatur dan Mitra berprestasi Tahun 2015. Ini menjadi salah satu Dasar pelaksanaan Kegiatan Anugerah pengelolaan Keuangan Daerah Tahun 2015 Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo yang diintegrasikan dengan peresmian Kantor Probadut, Kantor Kas Daerah Online dan Kantor Pelayanan Dinas PPKAD, Jumat (27/5) bertempat Di Gedung Kasmat Lahay Limboto.

Kegiatan Anugerah Pengelolaan Keuangan Daerah (APKD) Tahun 2015 ini dihadiri oleh Bupati Gorontalo, Prof. Dr. Ir. H. Nelson Pomalingo M.Pd yang didampingi  oleh Wakil Bupati Gorontalo, H. Fadli Hasan, ST. M.Si dan Perwakilan Direktur Utama PT. Bank Sulutgo serta beberapa unsur Muspida dan pejabat lainnya yang diundang secara khusus dalam pelaksanaan Kegiatan APKD Tahun 2015 tersebut.

Mengawali Kegiatan, dalam Laporannya, Ketua Panitia Kegiatan APKD yang sekaligus Kepala Dinas PPKAD, Yusran Lapananda, SH.MH menyampaikan bahwa kegiatan ini terselenggara atas dasar Keputusan Bupati Gorontalo No: 046/25/I/2016 tentang pembentukan Tim Penilai Pengelola Keuangan terbaik serta Keputusan Bupati No: 329/25/I/2016 tentang pemenang APKD terbaik di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo Tahun 2015.

44444444Lebih Lanjut Yusran Menambahkan, tujuan dari kegiatan ini disamping memberikan apresiasi dan penghargaan kepada para pengelola keuangan daerah terbaik atas prestasi dan karya dalam melaksanakan tugas sebagai bentuk kontribusinya terhadap peningkatan penyelenggaran pengelolaan keuangan daerah di Kabupaten Gorontalo serta mendorong penciptaan suasana Penuh integritas, transaparansi, akuntabilitas serta prinsip efektivitas dan efisiensi pengelolaan anggaran dalam rangka optimalisasi pelayanan publik. Terkait dengan Peresmian Kantor PROBADUT, Kantor Kas daerah Online dan Kantor Pelayanan Dinas PPKAD, Yusran menjelaskan bahwa ke depan dengan adanya Kantor Kas Daerah Online, akan mempercepat proses pelayanan di Dinas PPKAD Sehingga Makna kata DUA JAM CAIR pada Layanan Probadut akan berubah menjadi Prosedur Tepat, Berkas Lengkap, DUA MENIT CAIR, Tanpa Pungutan dan Tanpa Biaya.

Dalam sambutannya, Bupati Gorontalo menjelaskan bahwa Kegiatan APKD ini merupakan agenda rutin setiap tahun Pemerintah Kabupaten Gorontalo Melalui Dinas PPKAD. Anugerah Pengelolaan keuangan Daerah tahun ini adalah APKD yang keenam kalinya yang telah berlangsung sejak Tahun 2010.

Prof. Dr. Ir. Nelson Pomalingo, M.Pd juga menambahkan, Bukti dari Pengelolaan Keuangan Daerah di Kabupaten Gorontalo dengan Penerapan nilai–nilai dan prinsip tata kelola keuangan yang telah beroleh penghargaan dan apresiasi sudah ditunjukkan dengan Kunjungan stuban dari daerah-daerah lain dan sampai dengan saat ini, telah tercatat kurang lebih 200 Daerah Kabupaten/Kota dan Provinsi Se-Indonesia, termasuk dari Kementerian serta beberapa universitas. Penghargaan Lainnya berkenaan dengan pengelolaan keuangan Daerah yang telah diperoleh oleh Pemerintah Kabupaten Gorontalo adalah Penerimaan Dana Insentif Daerah (DID) yang sudah kesekian kalinya dengan Cluster A dengan Nilai Rp.41.084.894.000,00 serta penerimaan Treasury Awards atas Pengelolaan Dana Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan.

[Selanjutnya…]

4Limboto – Sesuai dengan Rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia dan Hasil Keputusan Rapat Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) tentang pengamanan penerimaan atas APBD Perubahan dan untuk Mengoptimalkan Hasil Sensus Barang Milik Daerah Tahun 2015, Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Gorontalo menggelar Rapat Akhir Tim Peneliti Penjualan Kenderaan Dinas Operasional (KDO) Pemerintah Kabupaten Gorontalo.

Rapat yang di selenggarakan di Lantai II Ruang Pola Dppkad tersebut di hadiri langsung oleh Bupati Gorontalo, Prof. Dr. Ir. H. Nelson Pomalingo, M.Pd Selaku Pejabat yang berwewenang dalam Pengelolaan BMD di dampingi oleh Sekretaris Daerah, Hadijah U. Tayeb, MM dan Kepala Dinas PPKAD, Yusran Lapananda, SH. MH serta sejumlah Anggota Tim Peneliti dari unsur Inspektorat, Perhubungan, Bagian Umum, Bagian Hukum dan Polda Gorontalo.

Mengawali sambutannya, Bupati Gorontalo menjelaskan bahwa  atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo, Pihaknya sangat Berterimakasih pada seluruh tim Peneliti yang sudah bekerja keras untuk bisa meneliti kenderaan Dinas yang akan di jual Baik dari Penelitian Data Administratif Maupun Penelitian Fisik.

Lebih Lanjut Prof. Dr. Ir. H. Nelson Pomalingo, M.Pd menambahkan bahwa di sisi lain, Penjualan Kenderaan Dinas ini akan memberikan Dampak Positif bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo khususnya dalam segi Finansial. Sehingga Bupati Berharap, Kegiatan ini dapat terselenggaran dengan baik, Lancar & yang paling Penting adalah Sesuai dengan Aturan Yang berlaku.

[Selanjutnya…]

« Berita Sebelumnya